Sabtu, 08 Januari 2011

Sejarah Database

PENGANTAR DATA BASE

Pemrosesan basis data dapat mempercepat pemerolehan informasi, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga perusahaan memeperoleh keuntungan daya saing terhadap perusahaan lain. Beberapa contoh yang dapat memberikan gambaran seberapa jauh penerapan basis data:
Sistem perpustakaan
Memepermudah pengunjung untuk mencari informasi mengenai buku yang dibutuhkan, sehingga meringankan petugas perpustakaan dalam melayani pengunjung.
Sistem perbankan
Memepermudah nasabah dalam bertransaksi seperti menabung, manarik uang dari cabang manapun saja.

Sebelum masalah basis data dibahas maka istilah data dan informasi harus dimengerti terlebih dahulu, karena seringkali kedua istilah ini dipertukarkan atau dianggap sama. Data adalah fakta mengenai objek, orang, dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter atau symbol). Sedangkan informasi adalah hasil analisis dan sintesis terhadap data. Atau dapat dikatakan informasi adalah sebagai data yang telah diorganisasikan kedalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang.

SEJARAH DATA BASE

Menurut sejarah, system pemrosesan basis data terbentuk setelah masa system pemrosesan manual dan system pemrosesan berkas. Sistim pemrosesan manual (berbasis kertas) merupakan bentuk pemrosesan yang menggunakan dasar berupa setumpuk rekaman yang disimpan pada rak-rak berkas. Jika berkas-berkas tersebut diperlukan, berkas tersebut harus dicari pada rak-rak tersebut.Sistem pemrosesan berkas merupakan system komputer, dimana sekelompok rekaman disimpan pada sejumlah berkas secara terpisah. Perancangan system ini didasarkan pada kebutuhan individual pengguna, bukan kebutuhan sejumlah pengguna. Sehingga setiap aplikasi menuliskan data tersendiri, alhasil ada kemungkinan data yang sama terdapat pada berkas-berkas lain yang digunakan oleh program aplikasi lain.

Konkretnya sistem pemrosesan berkas memiliki kekurangan dalam hal :
Kemubajiran data
Keterbatasan berbagi data
Ketidak konsistenan dan kurangnya integritas
Ketidak luwesan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar