Kamis, 09 Desember 2010

Penjelasan Foxpro

Pengertian, Kemampuan dan Penanganan Visual Foxpro 6.0

Microsoft Visual Foxpro 6.0 for windows adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan untuk membuat, mengolah, dan mengelola suatu database dengan cepat dan mudah. Selain fasilitas seperti kemudahan, kecepatan, dan kemampuannya dalam mengolah data yang relatif besar, salah satu keistemewaan dari program yang dibuat oleh Microsoft ini yang terpenting adalah cara pemrogramannya yang kini tengah menjadi trend di era 90-an yaitu pemrograman visual dan berorientasi objek.
Dengan memakai cara pemrograman ini, kita tidak perlu susah payah mengetikkan kode program, tidak perlu menghafal sintak dan fungsi-fungsi program yang jumlahnya ratusan. Kita hanya tinggal mengklik dan memilih dengan mouse, dan bahkan jika kita tidak memiliki pengetahuan dalam bahasa pemrogramanpun dapat
membuat sebuah program aplikasi yang bergaya windows.

Kemampuan Visual Foxpro 6.0
Ada beberapa kemampuan yang dimiliki visual foxpro 6.0 ini, yang tidak dimiliki versi sebelumnya. Kemampuan baru tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Terdapat Wizard, fasilitas baru yang bisa digunakan untuk mempermudah dalam menciptakan table, query, form, report dan lainnya.

b. Ditambahkannya Objeck Oriented programming dan database schenas, yang tentunya akan mempermudah para programmer dalam menyusun program.

c. Terdapat menu Drop-down yang telah sempurna.

d. Menyediakan tipe data field baru. Didalam visual foxpro 6.0 ini, ada beberapa tipe data field baru yang belum ada pada versi sebelumnya. Hal ini bisa diketahui saat mendefinisikan table, tepatnya dalam menentukaqn strukturnya dibagian tipe field.

e. Istilah database baru. Kalau pada versi sebelumnya satu database hanya terdiri dari satu tabel saja, tetapi didalam visual foxpro 6.0 ini satu database bisa terdiri dari beberapa tabel, dan beberapa objek.


Penanganan Database
Dalam penanganan database visual foxpro lebih canggih atau lebih akurat jika dibandingkan dengan foxbase. Untuk lebih jelasnya dibawah ini dirinci sebagai berikut :

1. Database
Visual foxpro sangat mendukung database. Istilah database dalam visual foxpro berarti kumpulan tabel, relasi, tampilan. Setiap objek tersebut mempunyai property yang disaimpan didalam database.properti tersebut mengandung informasi seperti aturan validasi field, aturan validasi level record, triger ( pemicu ) dan lain-lain. Penanganan database oleh foxbase hampir sama dengan visual foxpro yang membedakannya adalah untuk foxbase tidak ada validasi field, aturan validasi record dan triger ( pemicu ).

2. Tabel
Tabel dalam visual foxpro adalah file DBF. Tabel dapat digunakan diluar database, dan disebut sebagai tabel bebas ( free tabel ). Tabel yang ditambahkan ke DBC disebut sebagai tabel berhubungan ( attached table ). Ketika tabel ditambahkan ke DBC, kita dapat menspesifikasikkan tabel dan file pada filed dan level record. Untuk menunjuk ekspresi validasi pada field, kita dapat menggunakan field pada kotak dialog field properties. Istilah tabel dalam foxbase tidak ada, yang ada hanya file-file yang berekstension DBF yang didalamnya terkandung field-field seperti apa yang terkandung file-file yang berekstension DBC yang ada pada visual foxpro.

3. Relasi
Visual foxpro mendukung persistence relationship dalam DBC.persistance relationship yang digunakan dalam sebuah form, report, view, atau query.

4. SQL Views
View adalah saatu fasilitas pada visual foxpro.View adalah query yang dapat diupdate dan dapat dipelihara seperti sebuah tabel.

5. Tool Visual
Tool visual dalam foxpro disebut designer. Tool-tool itu adalah sebagai berikut :
a. Form Designer
Form designer dirancang untuk membuat tampilan visualisasi. Kemudahan pemakaian graphical User Interface ( GUI ) dengan kontrol petunjuk pada semua kontrol pada form tersebut. Tabel layout digunakan untuk mengontrol sudut garis agar mempunyai sudut kiri, sudut kanan, dan tengah yang sama. Kita juga dapat menjalankan form lebih dari satu kali yang artinya kita dapat mempunyai banyak intance ( copy ).

b. Pageframe
Pageframe adalah sebuah kontrol untuk membuat banyak halaman dalam satu form. Pageframe digunakan untuk membuat layar “ ab “ dengan setiap layar tabnya mempunyai kumpulan kontrol sendiri-sendiri. Fungsi ini tidak ada dalam foxbase.

c. Kontrol Grid
Visual foxpro menggunakan kontrol grid untuk mengkontrol setiap kolom secara terpisah atau sendiri-sendiri. Kita dapat mempunyai hampir semua tipe objek dalam sel individu pada grid. Kita dapat mengkontrol warna sel-sel secara individu misalnya. Fungsi ini tidak adapada foxbase.

d. Kontrol OLE
Visual foxpro mendukung OLE 2, yang berarti kita dapat menambahkan kontrol OCX ( kontrol OLE 2 ) baru ke form kita. Kontrol yang lain mengandung kontrol komunikasi dan dua kontrol untuk aplikasi kita digunakan untuk bekerja dengan Microsoft Mail API ( MAPI ). Visual foxpro mempunyai tambahan kontrol OCX dan OLE lain seperti MS Word dan Exel. Obyek-obyek ini dapat dimanipulasi seperti obyek foxpro. Fungsi ini tidak ada dalam foxbase.

e. Project Manajer
Project Manajer adalah fasilitas terbaru dari visual foxpro dan desain layar ber-tab. Project Manajer juga menyediakan kemudahan untuk mengakses semua file yang digunakan dalam aplikasi.

f. Report Designer
Perbedaan antara Report Designer foxpro versi sebelumnya dengan visual foxpro adalah pada tambahan lingkungan data ( data environtment ) untuk report yang digunakan untuk mendefinisikan tabel, view dan relasi yang digunakan dalam report dan pilihan private dan sesion yang memberikan kumpulan wilayah kerja yang bekerja dengannya. Ini digunakan untuk mencegah perubahan setting dan penggunaan pointer record oleh aplikasi lain.

g. Menu Gambar
Menu designer dalam visual foxpro digunakan untuk membuat menu. Menu designer adalah tool dari foxpro yang mempunyai kemampuan membangun kode. Menu designer ini tidak berubah seperti sebelumnya. Fungsi ini tidak ada dalam foxbase.

h. Object Oriented
Visual foxpro mendukung object. Yang didukung oleh visual foxpro adalah pembuatan visual classes dan non visual serta business
Classes. Model object visual foxpro menambah fasilitas untuk penggunaan kembali guna membangun aplikasi database. Tool perancangan visual foxpro dapat diakses dari project manager dengan sangat mudah. Fasilitas ini digunakan dalam pembuatan tabel, form, query, database dan laporan untuk mengolah data. Fungsi ini tidak ada pada foxbase.


Dari uraian diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa visual foxpro 6.0 selain sebagai suatu sistem pengolahan data yang handal, juga mempunyai aspek pemrograman. Visual Foxpro juga memiliki fungsi-fungsi yang cukup lengkap sehingga lebih leluasa bagi pemrogram untuk menyusun program aplikasi dari segi pemakaian interaktif memungkinkan pembentukan file dapat dipisahkan dari tubuh pemrograman.

Database 2

Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputersecara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagaisistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

HIRARKI DATA

• File yaitu kumpulan catatan data yang berhubungan dengan subyek tertentu.
• Catatan adalah elemen data yang berhubungan dengan obyek tertentu.
• Elemen data yaitu unit data terkecil yang tidak dapat dibagi lagi menjadi unit yang berarti.

Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya data perusahaan akurat , mutakhir , aman dari gangguan yang tersedia bagi pemakai.

PEMROSESAN DATA

1. Pemrosesan Batch
• Pengumpulan transaksi dan pemrosesan semua sekaligus dalam batch.
• kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi mutakhir yg menggambarkan sistem fisik.
2. Pemrosesan On-Line
• Pengolahan transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya transaksi, karena pengolahan on-line berorientasi transaksi.
3. Sistem Real Time
• Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik.

DATABASE

1. Era permulaan database ditandai dengan :
• Pengulangan data
• Ketergatungan data
• Kepemilikan data yang tersebar
2. Konsep Database
• Yaitu integrasi logis dari catatan-catatan file.
• Tujuan dari konsep database adalah meminimumkan
• pengulangan dan mencapai independensi data.
• Independensi data adalah kemampuaan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data.
• Independensi data dicapai dgn menempatkan spesifikasi dalam tabel & kamus yg terpisah secara fisik dari program.
• Program mengacu pada tabel untuk mengakses data.
3. Saat mengadopsi konsep database, Struktur Database menjadi :
• Database
• File
• Catatan
• Elemen data

Peranan DATABASE :

Menentukan kebutuhan data dengan mengikuti pendekatan berorientasi masalah atau pendekatan model perusahaan.

Minggu, 14 November 2010

MY SQL

Tugas My SQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2.Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
3.Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4.Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5.Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6.Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
7.Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8.Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9.Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
10.Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11.Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12.Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
13.Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

Minggu, 31 Oktober 2010

Basis Data

      Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.


PEMROGRAMAN BASIS DATA (DATABASE PROGRAMING)
Basis Data adalah kumpulan dari beberapa tabel yang saling berelasi dan berhubungan satu sama lain sehingga dapat memberikan suatu data/informasi. Berbagai jenis database yang dapat di olah denganDelp hi, misalnya :Paradox,
dBase, MS-Access, ODBC, SyBase, Oracle dan lain-lain. Untuk pembahasan
database paradox 7 dengan menggunakan Database Desktop.
DATABASE DEKSTOP
Database desktop merupakan aplikasi yang terdapat pada Borland Delphi yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan rancangan tabel dalam basis data yang kaitannya dengan aplikasi yang akan dibuat. Secara default database yang digunakan dalam aplikasi database deskstop adlah paradox. Ekstensi tabel untuk paradox adalah *.db. untuk membukanya pilih Start Program Borland Delphi 6 Database

Menurut pengaksesannya, basis data dibedakan menjadi empat jenis, yaitu :

1. Basis data individual
Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.

2. Basis data perusahaan
Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.

3. Basis data terdistribusi
Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.

4. Basis data publik
Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.


Prinsip Utama dan Tujuannya
Prinsip utamanya pokoknya ya data itu di atur atau data yang di atur atau mengaturkan data.. hmmm bingung sendiri (sebenernya yang bingung siapa coba), tapi intinya pengaturan data. Kalo tujuannya itu :

  • Efisiensi ruang penyimpanan (Space)
Melakukan sejumlah penekanan jumlah redudansi data (duplikasi data).
  • Keakuratan (Accuracy)
Dilakukan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basis data.
  • Ketersediaan (Availability)
Karena kepentingan sebuah pemakaian data, sebuah basis data dapat memiliki data yang disebar di banyak lokasi geografis. Dengan pemanfaatan teknologi jaringan computer yang berada disuatu lokasi/cabang, dapat juga diakses (menjadi tersedia/available) bagi lokasi/cabang lain.
  • Kelengkapan (Completeness)
Lengkap tidaknya suatu data yang kita kelola dalam sebuah basis data bersifat relative (baik terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu).
  • Keamanan (Security)
Menentukan siapa-siapa (pemakai) yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek didalamnya dan menentukan jenis-jenis operasi apa saja yang boleh oleh pemakai tersebut.
  • Kebersamaan Pemakai (Sharbility)
Pemakai basis data seringkali tidak terbatas pada satu pemakai saja, atau di satu lokasi saja atau oleh satu system/aplikasi saja. Basis data dapat digunakan oleh banyak pemakai, misalnya oleh sejumlah departemen dalam perusahaan atau oleh banyak sistem seperti sistem penggajian, sistem inventory, sistem penjualan barang, dan sebagainya. Untuk memenuhi tujuan harus dikelola oleh sistem (aplikasi) yang mendukung lingkungan multiuser.
Sistem basis data merupakan perpaduan antara basis data dan sistem manajemen basis data (SMBD). Komponen-komponen sistem basis data meliputi :
  • Perangkat Keras (Hardware) sebagai pendukung operasi pengolahan data.
  • Sistem Operasi (Operating System) atau perangkat lunak untuk mengelola basis data.
  • Basis data (Database) sebagai inti dari sistem basis data.
  • Sistem Manajemen Basis Data (SMBD).
  • Pemakai (User).
  • Aplikasi lain.
Perangkat untuk menjaga abstraksi data dikenal dengan sebutan data model. Data model merupakan kumpulan konsep yang dapat digunakan untuk menggambar struktur data.
Struktur basis data meliputi tipe data, relationship, dan beberapa syarat yang harus dipenuhi basis data.
Ada beberapa definisi yang umum digunakan dalam basis data, yaitu :
  • Entitas : Entitas adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Pada bidang Administrasi Siswa misalnya, siswa, buku, pembayaran.
  • Atribut : Atribut biasa disebut juga data elemen, data field, atau data item yang digunakan untuk menerangkan suatu entitas dan mempunyai harga tertentu, misalnya atribut dari entitas pegawai diterangkan oleh, nama, umur, alamat, pekerjaan.
  • Data Value (Nilai Data) : Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.
  • File/Tabel : Kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.
  • Record/Tuple : Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.
Abstraksi Data
Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan abstraksi dari data. Bayangan mengenai data tidak lagi memperhatikan kondisi sesungguhnya bagaimana satu data masuk ke database disimpan dalam sektor mana, tetapi menyangkut secara menyeluruh bagaimana data tersebut dapat diabstraksikan mengenai kondisi yang dihadapi oleh pemakai sehari-hari. Sistem yang sesungguhnya, tentang teknis bagaimana data disimpan dan dipelihara seakan-akan disembunyikan kerumitannya dan kemudian diungkapkan dalam bahasa dan gambar yang mudah dimengerti oleh orang awam.
Ada tiga kelompok pemakai dalam tingkatan abstraksi saat memandang suatu database, yaitu :
  • Level Fisik : Level ini merupakan level abstraksi paling rendah karena menggambarkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya.
  • Level Konseptual : Level ini menggambarkan data apa yang disimpan dalam database dan hubungan relasi yang terjadi antara data dari keseluruhan database. Pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi, penggambaran cukup dengan memakai kotak, garis,dan hubungan secukupnya.
  • Level Pandangan Pemakai (View level) : Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yang menggambarkan hanya sebagian saja yang dilihat dan dipakai dari keseluruhan database, hal ini disebabkan beberapa pemakai database tidak membutuhkan semua isi database.

Tugas My SQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2.Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
3.Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4.Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5.Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6.Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
7.Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8.Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9.Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
10.Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11.Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12.Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
13.Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.